Divisi Marketing

Fitri

Regina

Rumi



SERTIFIKASI

CSMS

CSMS

Contractor Safety Manajemen System atau yang sering disebut CSMS adalah suatu system manajemen keselamatan kerja (K3) yang diterapkan kepada perusahaan kontraktor. 

 

Dokumen CSMS berisi suatu mekanisme kontrol dalam bentuk panduan untuk menjamin standar usaha dalam pengelolaan kinerja K3LL semua kontraktor. CSMS biasanya sebagai bahan pertimbangan awal Perusahaaan Main Kontraktor untuk menilai kinerja perusahaan kontraktor yang akan di terimanya. Sehingga tuntuan kontraktor memiliki CSMS sangatlah kuat.

 

Manfaat penerapan CSMS pada perusahaan :

1.  Meningkatkan keefektifan sistem pengelolaan perusahaan yang sudah ada dalam bidang HSE
2.  Mengurangi angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat pekerjaan, mengurangi resiko biaya pengobatan dan hilangnya waktu kerja
3. Meningkatkan Perbaikan kinerja K3LL secara berkesinambungan bagi Perusahaan dan kontraktor dengan mengatur program K3LL yang efektif pada kontrak
4. Membantu memfasilitasi hubungan antara kegiatan kontraktor dengan kegiatan perusahaan/ klien, main kontraktor dan sub kontraktor dalam mengatur program yang selaras
5. Administrasi dokumen perusahaan yang efektif
6. Meningkatkan profit perusahaan
7. Mendapatkan tingkat performance perusahaan yang tinggi

 

Kebutuhan penerapan CSMS pada perusahaan untuk beberapa tahapan tender atau situasi sbb :

 

1. Tahap Kualifikasi

- Penilaian Resikoyaitu menilai resiko pekerjaan apakah tergolong pada Low Risk, Medium Risk atau High Risk. 

Penilaian Resiko dilihat dari :

> Jenis pekerjaan
> Lokasi pekerjaan
> Potensi kecelakaan karena bahaya di tempat kerja.
> Potensi kecelakaan karena aktivitas kontraktor
> Pekerjaan simultan oleh beberapa kontraktor
> Lamanya pekerjaan
> Pengalaman dan keahlian kontraktor

 

Pra-kualifikasi, yaitu Untuk meniliti kualifikasi kontraktor dalam hal K3. Hanya mereka yang memiliki sistem K3 yang akan diikutkan di dalam proses tender.

- Seleksi, yaitu pemilihan salah satu kontraktor terbaik dari seluruh peserta tender

 

2. Tahap Pelaksanaan

- Aktivitas awal pekerjaan, yaitu awal komunikasi yang dilakukan antara petugas lapangan kontraktor dengan petugas lapangan perusahaan minyak atau tambang.

Aktivitas awal pekerjaan ini mencakup : 

1. Pre job activity meeting at office
2. Pre job activity meeting at site
3. Rencana Kerja (work plan)
4. Review Potential Hazards and Safety Aspect
5. Emergency Response Plan and Procedure
6. Pre Job safety Meeting – site
7. Orientasi Lapangan
8. Finalization All Safety Requirement
9. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

 

- Pada saat pekerjaan berlangsung, yaitu pada saat Safety Inspection, Safety Program yang mencakup Safety Meeting, Safety Promotion, Safety Communication, Emergency Drills and Exercise, Incident Investigation.

 

-Evaluasi akhir, yaitu penilaian kinerja K3 Kontraktor selama pra-kualifikasi dan pekerjaan berlangsung. Hasil evaluasi ini disimpan di data bank kemudian menjadi bahan pertimbangan apakah kontraktor tsb layak untuk mendapatkan pekerjaan berikutnya.

 

Evaluasi akhir ini mencakup :

1. Kinerja Keselamatan Kerja
2. Safe working hours
3. Frequensi rate & Severity rate
4. Masalah-masalah Keselamatan Kerja
5. Laporan Kecelakaan, kerusakan, kejadian, nyaris celaka dan anomaly.
6. Pelatihan yang diadakan.

 

Setiap perusahaan yang mengikuti persyaratan pra-kualifikasi, kualifikasi tender dari Main Contractor, beberapa questioner yang dibutuhkan pada aspek CSMS ini adalah sbb :
 
  1. General information of company
  2. Leadership & commitment
  3. Policy & strategic objectives about HSE Policy & documentation
  4. Organization, responsibility, resources, standard & documentation
  5. Hazards & effect management
  6. Planning & Procedures HSE complete with operation procedures, Equipment control & maintenance, transport safety management & maintenance
  7. Implementation & performance monitoring 
  8. HSE audit & review
  9. Emergency response procedure
  10. HSE management - additional features

 

Kami siap membantu perusahaan anda untuk mendapatkan CSMS tsb mulai dari persiapan pemenuhan soft & hard document, klarifikasi terhadap user, mendapatkan nilai scorring yang memadai persyaratan hingga diterbitkannya sertifkat CSMS yang berlaku selama 1 (satu) tahun.
 
 
Untuk pemenuhan tersebut, perusahaan wajib memenuhi persyaratan UTAMA mendapatkan CSMS sbb :
 

1. Melampirkan legalitas perusahaan yang masih berlaku, mulai dari AKTA pendirian/perubahan hingga Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

2. Memiliki minimal 3 (tiga) orang tenaga ahli yang berserifikat K3 Umum, K3 Damkar dan K3-P3K yang dikeluarkan oleh disnaker beserta     copy indentitas tenaga ahli tsb.
 

 

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi staff marketing kami yaitu Fitri & Elin di Hotline no +62-21-4759234 atau +62-21-47881870